Iran anjurkan warganya punya banyak anak

Pemimpin Spiritual Iran Ayatullah Ali Khamenei tengah mempertimbangkan akan melarang vasektomi dan upaya pengendalian kelahiran lainnya buat mengatasi tingkat kelahiran bayi di Iran yang semakin menurun.

Menurut data, angka kelahiran di Iran terus merosot dari 3,2 persen pada 1986 hingga ke 1,22 persen saat ini, seperti dilansir stasiun televisi al Arabiya, Senin (7/7).

Dalam dekrit dimuat secara daring (dalam jaringan/online), Khamenei mengatakan dengan meningkatkan populasi maka akan memperkuat identitas nasional dan menghindari gaya hidup ala Barat.

Saat ini jumlah penduduk Iran mencapai sekitar 76 juta jiwa. Khamenei berharap populasi meningkat hingga 150 juta jiwa.

Sebagai bentuk implementasinya, para pembuat undang-undang akan mengesahkan aturan yang membuat dokter dipenjara hingga lima tahun jika ketahuan menjalankan praktik penurunan angka kelahiran.

Iran kini sedang menerapkan kebijakan "banyak anak, Iran makin kuat" meninggalkan slogan selepas Revolusi Iran "sedikit anak, hidup lebih baik".