Tanggal 15 Ramadhan tahun ketiga Hijriah, Imam Hasan al-Mujtaba, cucu pertama Rasul Saw lahir ke dunia. Beliau hidup di bawah bimbingan Nabi, ibunya Sayidah Fatimah dan ayahnya Imam Ali bin Abi Thalib as. Setelah ayahnya syahid pada bulan Ramadhan tahun 40 Hijriah, Imam Hasan as memegang amanat imamah dan kepemimpinan atas umat. Beliau sempat menjabat sebagai khalifah setelah dibaiat oleh para pengikut ayahnya. Saat itu, permusuhan Muawiyah dengan Ali dan keluarganya masih tetap membara.
Imam Hasan telah mengerahkan pasukannya untuk berperang melawan Muawiyah. Namun makar busuk dan politik jahat yang dimainkan oleh Muawiyah telah berhasil membuat sejumlah besar pasukan dan komandan militer Imam Hasan meninggalkan beliau seorang diri. Akhirnya putra Ali ini terpaksa menandatangani perjanjian damai dengan Muawiyah. Perjanjian itu sekaligus mengakhiri khilafah beliau. Manusia suci ini pernah mengatakan, "Aku heran dengan orang yang memikirkan makanan jasmaninya tetapi melalaikan makanan ruhaninya."
Abu Bakar Kharazmi Wafat
Tanggal 15 Ramadhan tahun 383 Hijriah, Abu Bakar Muhammad bin Abbas Kharazmi, ilmuan dan sastrawan muslim terkenal wafat di kota Neishabour, Iran. Kharazmi dikenal memiliki hapalan yang kuat dan telah menghapal banyak syair dan sejarah Arab. Salah satu karya yang ditinggalkannya di bidang sastra adalah kitab al-Rasail.
Zainuddin bin Ali meninggal Dunia
Tanggal 15 Ramadhan tahun 965 Hijriah, Zainuddin bin Ali, seorang ulama besar fiqih dalam sejarah Islam meninggal dunia. Beliau yang dikenal dengan sebutan Syahid Tsani atau syahid kedua lahir pada tahun 911. Setelah menimba ilmu dari ayahnya, beliau melanjutkan pendidikan agamanya dengan berguru kepada para ulama besar saat itu. Selain menguasi ilmu fiqih beliau juga mendalami ilmu Hadis, Mantiq, dan Filsafat.
Kebesaran Syahid Tsani telah membuat iri musuh-musuhnya yang lantas merencanakan pembunuhan atas diri beliau. Syahid Tsani meninggalkan sekitar 70 karya penulisan. Karya-karyanya yang terkenal antara lain adalah, al-Raudhah al-Bahiyyah yang merupakan syarah dari kitab al-Lum'ah al-Dimasyqiyah karya Syahid Awwal, juga kitab Munyah al-Murid, Masalik al-Afham dan al-Mabda' wa al-Ma'ad di kutip dari IRIB Indonesia

